Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Pare, Kampung Inggris di Jawa Timur



Desa kecil bernama Tulungrejo,di daerah Pare, Kediri, Jawa Timur memiliki banyak tempat kursus bahasa Inggris. Pelopornya adalah Mr. Kalend Osen.
Tempat kursus di sini memiliki spesifikasi atau keunggulan sendiri-sendiri. Ada yang khusus untuk program speaking, TOEFL, atau Grammar. Tapi juga ada yang menggabungkan semuanya. Oya, untuk TOEFL rekomendasinya adalah Elfast.
Kursus di Pare dimulai tanggal 10 dan 25 setiap bulannya. Untuk program 1 bulan dimulai hanya setiap tanggal 10. Harga kursus di sini sangat murah. Mulai dari Rp 25.000 (program 2 mingu)-150.000 (program 1 bulan). Kursus biasanya dilaksanakan 5 hari, senin-jum’at. Untuk satu program umumnya memiliki 2 kali pertemuan, yaitu main class dan study club. Main class membahas teori dan study club berisi latihan soal terkait teori yang disampaikan pada main class. Tapi tidak menutup kemungkinan pada study club juga disampaikan teori. Sehingga jika Anda mengikuti sebuah program, maka Anda akan masuk 2x sehari.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Senyawa Pembunuh Virus HIV Ditemukan

Zhilei Chen, asisten profesor di A&M University di Texas yang berkolaborasi dengan Scripps Research Institute, menghasilkan penelitian besar dengan menemukan senyawa PD 404,182 yang bisa membunuh virus HIV, penyebab AIDS.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Inilah Bocah Pengganti Steve Jobs

Setelah meninggalnya visioner dan pendiri Apple, Steve Jobs, semua orang bertanya-tanya siapakah yang mampu menggantikannya. Bukan untuk menggantikannya sebagai CEO Apple karena Apple telah menunjuk Tim Cook untuk jabatan tersebut.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Warga Karangasem Rayakan Upacara Dewa Uang

 
Komhukum (Amlapura)- Ribuan warga masyarakat Karangasem, Bali timur ikut ambil bagian dalam kegiatan ritual piodalan Ida Bhatara Rambut Sedana atau memperingati hari turunnya Dewa Uang.

"Kegiatan ritual itu juga disebut Buda Cemeng Klawu atau Buda Wage Klawu bermakna untuk pemujaan dan permohonan doa agar mendapat rezeki yakni dibukakan pintu rezeki," kata Jero Mangku Dalem Sukawati, Jero Mangku Pura Dadia Pratisentana Dalem Sukawati, Desa Selat Duda, Kabupaten Karangasem, Bali, Rabu (2/11).

Ia mengatakan, hampir setiap dadia atau pura keluarga melakukan upacara ritual bertepatan dengan hari raya Buda Cemeng Klawu tersebut.

Upacara ini, kata pria yang akrab disapa Jero Mangku I Nengah Yadnya asal Desa Pesaban, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem itu juga sebagai ungkapan terima kasih karena umat manusia telah diberikan kekayaan, kemakmuran dan kesejahteraan.

"Dewa yang disembah adalah Ida Betari Rambut Sedana atau dikenal juga sebagai Dewi Laksmi, melalui manifestasinya Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa," jelasnya.

Dalam perkembangannya, upacara Buda Cemeng Klawu ini lebih menekankan dalam perwujudan sebagai bentuk simbol uang.

Upacara Buda Cemeng Klawu ini jatuh pada hari Rabu Wage wuku Klawu menurut perhitungan kalender Bali.

Menurut adat istiadat umat Hindu di Bali meyakini Ida Betari Rambut Sedana/Dewi Laksmi sedang melaksanakan yoga dan dipercaya juga pada hari ini tidak diperbolehkan menggunakan uang untuk hal-hal yang sifatnya tidak kembali berupa wujud barang, misalnya membayar hutang atau menabung, karena dipercaya uang atau kekayaan tersebut nantinya tidak dapat kembali selamanya.

Selain itu juga menghilang sifat "tamak" ataupun serakah sebagai umat manusia, khususnya umat Hindu.

Dalam memperingati Buda Cemeng Klawu, kata dia umat Hindu di Bali diingatkan kembali akan keberadaan artha yang ada dalam Catur Purusaartha, Artha atau kekayaan, Kama artinya nafsu, Dharma artinya kebaikan dan Moksa artinya melepas duniawi serta berada di sorga.

Pengertian artha di sini tidak dalam sebatas kekayaan saja, namun juga mengandung arti dan tujuan dalam bentuk kemakmuran materi.

Artha juga mencakup konsep dalam arti mencapai ketenaran, dan memiliki kedudukan sosial yang tinggi, yang mempunyai hubungan dengan proses pencapaian dari satu tujuan yakni kebenaran.

Dalam cara pandang yang lain, artha ditempatkan juga sebagai salah satu kewajiban seseorang dalam kehidupan untuk mengumpulkan harta benda sebanyak mungkin, namun dengan syarat jangan menjadi serakah, dan bertujuan untuk membantu dan menolong keluarga serta orang lain yang membutuhkannya.

Upacara Buda Cemeng Klawu ini dilakukan seluruh umat Hindu di Bali, terutama mereka yang membuka usaha perdagangan, misalnya pedagang di pasar, pemilik warung, restauran, jasa keuangan, bengkel, bahkan sampai ke perusahaan-perusahaan yang mengalirkan dana secara cepat dalam menjalankan perusahaaan.

Biasanya pada setiap tempat yang digunakan untuk menyimpan uang, diberikan sesajen khusus untuk menghormati Ida Betara Sedana atau Dewi Laksmi sebagai ujud ungkapan rasa terima kasih atas pemberian-Nya.

Menurut kekawin Nitisastra IV.7 seperti yang diungkapkan I Ketut Wiana, dosen Institut Hindu Dharma Indonesia (IHDN) Denpasar kata Jero Mangku Dalem Sukawati menyatakan, kalau zaman kali sudah datang tidak ada yang lebih bernilai dari pada uang.

Sudah susah dikatakan para ilmuwan, pemberani, orang suci maupun orang yang kuat semuanya pelayan orang kaya.

Dari sumber Susastra Hindu tersebut dapat dipahami bahwa, uang itu pada hakikatnya adalah sarana bukan tujuan hidup, jadi tergantung cara manusia menggunakan sarana tersebut.

Jika uang tersebut didapat dan digunakan sesuai berdasarkan konsep ketuhanan, maka uang itu sangat berguna mengantarkan umat manusia mendapatkan hidup bahagia lahir batin.

Namun sebaliknya jika uang tersebut dianggap sebagai tujuan yang paling bernilai, maka uang itu akan bisa membawa kesengsaraan. (K-5)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Buku Paket SD Salah Tulis Sila ke-4 Pancasila


(Foto: Markus/SINDO Radio)
(Foto: Markus/SINDO Radio)
GUNUNGKIDUL - Buku paket berjudul “Pancasila Dasar Negaraku Bhineka Tunggal Ika Semangatku” yang dibagikan Dikdasmen Kementrian Pendidikan Nasional kepada seluruh Sekolah Dasar (SD) di Gunungkidul, Yogyakarta, terdapat kesalahan tulis sila Pancasila.

Pada buku yang ditulis Valentina Rian Prastiwi terbitan Nobel Edumedia, Jakarta ini, sila keempat tertulis “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam permusyawaratan/perwakilan”. Sila tersebut tidak mencantumkan kata “kebijaksanaan”.

Kesalahan pertama ada di halaman 9, berulang di halaman 10, 24, dan 35, buku bersampul abu-abu dengan ISBN 978-602-8691-24-6 itu. Berbagai pihak mendorong penarikan buku yang didistribusikan empat hari lalu itu.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Gunungkidul, Warta, menyayangkan kesalahan penulisan buku paket tersebut. Semestinya, kata dia, sebelum buku didrop ke ribuan SD, Dinas Pendidikan harus melakukan penelitian lebih dulu. Karena bisa berdampak pada pola pikir anak-anak.

“Saya khawatir jika kesalahan ini disengaja bisa berdampak ke ranah hukum. Karena telah terjadi penyimpangan terhadap simbol negara khususnya dalam Pancasila,” katanya kepada wartawan, Jumat (11/11/2011).

Dia juga meminta Kementrian pendidikan segera menarik buku tersebut, dan dilakukan revisi sehingga tidak membuat masyarakat bingung.

Kepala Bidang TK/SD Disdikpora Wisnutoyo ketika dihubungi belum memberikan banyak komentar. Kendati demikian dia berjanji akan melakukan pengecekan. Jika terjadi kesalahan, pihaknya akan mengusulkan untuk dilakukan revisi.

“Kita akan lakukan pengecekan lebih dulu dan jika benar tentu akan diambil langkah-langkah positif,” ujarnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

CLOCK

YM

Info Bisnis